
SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun 2025 pada DPRD Kabupaten Sukoharjo, 25 Maret 2026.
LKPj disampaikan Bupati Sukoharjo dalam forum Rapar Paripurna DPRD Sukoharjo yang dipimpin Ketua DPRD Nurjayanto SP.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan, secara umum penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap terjaga dengan baik. Stabilitas sosial dan politik daerah tetap terjaga dan sinergi antara eksekutif, legislatif terus diperkuat.
Terkait dengan perkembangan makro pembangunan, Bupati menyampaikan ada perkembangan. Dimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 sebesar 79,90 dari sebelumnya (2024) 79.30 dan tahun 2023 sebesar 78,65.
Sementara angka kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo menurun. Dimana tahun 2023 angka kemiskinan mencapai 7,58 persen dan 7,47 persen pada tahun 2024. Sedangkan tahun 2025 menurun menjadi 6,83 persen.
Kendati demikian penurun itu tidak diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dimana pada tahun sebesar 4,32 persen naik dari tahun 2024 sebesar 3,65 persen.
Kenaikan itu, berdasarkan laporan bupati lebih karena kondisi geopolitik yang berdampak pada ekonomi global. Misalnya persaingan ketat tarif perdagangan global yang memicu terjadinya penurunan ekspor terutama industri tekstil. Hal itu menyebabkan penyerapan tenaga kerja turut terhambat.
Di satu sisi Pemkab Sukoharjo terus berupaya memulihkan perekonomian dan meningkatkan daya saing industri secara bertahap.
Pada tahun 20254 pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,13 naik dibanding tahun sebelumnya (2024) yang diangka 4,97. Terkait dengan LKPj Bupati tersebut, DPRD membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membahas. **
Humas DPRD Kabupatan Sukoharjo
