DPRD Kabupaten Sukoharjo
  • Home
  • Selayang Pandang
  • Tata Tertib
  • Pimpinan Dewan
  • Badan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Perda
  • Komisi
    • Komisi I
    • Komisi II
    • Komisi III
    • Komisi IV
  • Fraksi
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PKS
    • Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional
  • Sekretariat Dewan
No Result
View All Result
  • Home
  • Selayang Pandang
  • Tata Tertib
  • Pimpinan Dewan
  • Badan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Perda
  • Komisi
    • Komisi I
    • Komisi II
    • Komisi III
    • Komisi IV
  • Fraksi
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PKS
    • Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional
  • Sekretariat Dewan
No Result
View All Result
DPRD Kabupaten Sukoharjo
Home Rapat Paripurna

Pemkab Sukoharjo Sampaikan Nota Penjelasan Rancangan KUA PPAS APBD Tahun 2027

17 Juli 2026
in Rapat Paripurna
318 6
0
1k
SHARES
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA), Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 pada Rapat Paripurna DPRD, Kamis (16/7/2026).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA), Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (16/7/2026).

Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menjelaskan, materi PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 lebih mencerminkan prioritas pembangunan daerah yang dikaitkan dengan sasaran yang ingin dicapai termasuk program prioritas dari Perangkat Daerah terkait.

PPAS juga menggambarkan pagu anggaran sementara di masing-masing Perangkat Daerah berdasarkan program, kegiatan dan sub kegiatan.

Adapun pokok-pokok Kebijakan dalam Rancangan KUA – PPAS APBD Kabupaten Sukoharjo Tahun Anggaran 2027, terbagi dalam beberapa poin. Yakni, Kebijakan pendapatan daerah, Kebijakan belanja daerah, dan kebijakan pembiayaan.

“Perencanaan pendapatan daerah meliputi semua penerimaan uang melalui rekening kas umum daerah, yang menambah ekuitas dana lancar sebagai hak pemerintah daerah dalam satu tahun anggaran, yang tidak perlu dibayar kembali oleh daerah,” jelasnya.

Proyeksi PAD Tahun Anggaran 2027, lanjut Sapto, masih mengacu pada Tahun Anggaran 2026, karena informasi resmi dari pusat belum ada. Sementara pada pos PAD diproyeksikan ada penurunan dibanding APBD Tahun Anggaran 2026, karena masih memperhitungkan adanya diskon pajak kendaraan bermotor.

“Untuk gambaran perangkaan, estimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditargetkan sebesar Rp582.347.061.766,” bebernya.

Target tersebut direncanakan berasal dari Pajak Daerah sebesar Rp361.355.000.000, Retribusi Daerah sebesar Rp129.700.049.000, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp44.053.911.077,00, serta Lain – lain PAD Yang Sah sebesar Rp47.238.101.689.

Pada pos Pendapatan Transfer, direncanakan sebesar Rp1.087.884.165.000. Pendapatan transfer ini terdiri dari
Transfer Pemerintah Pusat, dianggarkan sebesar Rp985.714.165.000.

“Jumlah ini sementara masih mengacu pada Rincian Alokasi Transfer ke Daerah Tahun 2026, selanjutnya Bantuan Keuangan Provinsi dan Dana Alokasi Khusus belum dianggarkan sedangkan DAK non fisik TPG dan Tamsil sudah dianggarkan.”

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat terdiri atas komponen pos Dana Perimbangan dan Dana Desa. Sedangkan untuk Pendapatan Transfer Antar Daerah, berasal dari Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi, dianggarkan sebesar Rp102.170.000.000. Untuk estimasi Belanja Daerah pada rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1.790.807.992.766.

Belanja daerah diprioritaskan dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan konkuren yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten terdiri atas program penunjang urusan Pemerintahan Daerah, urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pilihan, unsur pendukung, unsur penunjang, unsur pengawasan, urusan kewilayahan dan urusan pemerintahan umum.

Termasuk untuk menunjang efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi Perangkat Daerah dalam rangka melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah yang menjadi tanggung jawabnya yang terdiri dari, belanja operasi.

Belanja operasi dianggarkan sebesar Rp1.446.790.832.297 dengan perincian, Belanja Pegawai sebesar Rp917.771.199.450, yang direncanakan untuk mencukupi kebutuhan belanja gaji dan tunjangan ASN, Tambahan Penghasilan ASN, Gaji dan Tunjangan DPRD yang sudah mendasarkan pada perhitungan pada Kelompok Kemampuan Keuangan Daerah Tinggi, serta Gaji dan Tunjangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Belanja Barang Jasa, dianggarkan sebesar Rp513.237.857.589 digunakan untuk menganggarkan pengadaan barang/ jasa yang nilai manfaatnya kurang dari 12 bulan, termasuk barang/ jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga.

Belanja Subsidi, sebesar Rp756.864.073 digunakan untuk pemberian subsidi pembayaran bunga pinjaman kepada UMKM.

Belanja Hibah, sebesar Rp10.079.411.185 digunakan untuk pemberian bantuan untuk kegiatan yang menunjang urusan pemerintah daerah, kepada badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia.

Belanja Bantuan Sosial, dianggarkan sebesar Rp4.945.500.000, antara lain dianggarkan untuk penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni, pemberian bantuan uang duka dan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas.

Sementara untuk Belanja Modal dianggarkan sebesar Rp118.931.467.246, Belanaja Tidak Terduga dianggarkan sebesar Rp6.421.895.408 yang dianggarkan untuk belanja yang sifatnya tidak dapat direncanakan seperti adanya bencana alam, bencana sosial atau kepentingan sejenis.

“Untuk Belanja Transfer sebesar Rp218.663.797.815 dan Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp191.457.235.815 digunakan untuk menganggarkan Dana Desa yang bersumber dari APBN, bantuan untuk kegiatan TMMD yang merupakan pendampingan APBD Provinsi, Alokasi Dana Desa yang bersumber dari dana APBD Kabupaten dan bantuan keuangan yang bersifat umum atau khusus kepada desa dalam rangka pemerataan kemampuan keuangan.”

Pimpinan sidang, yakni Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo Nurjayanto menyatakan, Nota tersebut selanjutnya akan dibahas dalam Badan Anggaran antara Legislatif dan Eksekutif. **

Bagikan
Share410Tweet257Pin92Scan
Previous Post

DPRD Sukoharjo Terima Penyampaian Dua Raperda

Next Post

DPRD Sukoharjo Ingatkan Pemkab Cermat Soal Pilkades Serentak

Next Post
DPRD Sukoharjo Ingatkan Pemkab Cermat Soal Pilkades Serentak

DPRD Sukoharjo Ingatkan Pemkab Cermat Soal Pilkades Serentak

DPRD Tandatangan Bersama Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

DPRD Tandatangan Bersama Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGENDA DEWAN

2026 Agustus

Week 6

Sen 27
Sel 28
Rab 29
Kam 30
Jum 31
Sab 1
Ming 2
Sen 3
Sel 4
Rab 5
Kam 6
Jum 7
Sab 8
Ming 9
Sen 10
Sel 11
Rab 12
Kam 13
Jum 14
Sab 15
Ming 16
Sen 17
Sel 18
Rab 19
Kam 20
Jum 21
Sab 22
Ming 23
Sen 24
Sel 25
Rab 26
Kam 27
Jum 28
Sab 29
Ming 30
Sen 31
Sel 1
Rab 2
Kam 3
Jum 4
Sab 5
Ming 6
  • No Events

  • No Events

  • No Events

  • No Events

  • No Events

  • No Events



Jl. Wandyo Pranoto Mandan, Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia.

Popular Tag

Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo DPRD Sukoharjo Hari Lahir Sukoharjo Hari Lahir Sukoharjo Ke 75 Prokes

Recent News

Mahasiswa dari PMII Audensi dengan Pimpinan DPRD Sukoharjo

Mahasiswa dari PMII Audensi dengan Pimpinan DPRD Sukoharjo

28 Agustus 2026
Keren! JDIH DPRD Sukoharjo Sabet Peringkat I Nasional

Keren! JDIH DPRD Sukoharjo Sabet Peringkat I Nasional

19 Agustus 2026

© 2025 DPRD KABUPATEN SUKOHARJO

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Selayang Pandang
  • Tata Tertib
  • Pimpinan Dewan
  • Badan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Perda
  • Komisi
    • Komisi I
    • Komisi II
    • Komisi III
    • Komisi IV
  • Fraksi
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PKS
    • Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional
  • Sekretariat Dewan

© 2025 DPRD KABUPATEN SUKOHARJO

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In