Pimpinan DPRD dan Komisi IV Hearing dengan Gerbang Budaya Sukoharjo

Pimpinan DPRD dan Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo hearing dengan pemerhati budaya Gerbang Budaya Sukoharjo, Senin (20/9/2021).

SUKOHARJO – Pimpinan DPRD dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo menerima perwakilan kelompok masyarakat “Gerbang Budaya Sukoharjo” di ruang rapat C DPRD, Senin (20/9/2021).

Gerbang Budaya Sukoharjo merupakan elemen masyarakat pemerhati budaya dan seni yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Pertemuan dengan mereka dipimpin Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, Wakil Ketua Eko Sapto Purnomo dan Giyarto. Hadir juga pimpinan dan anggota Komisi IV.

Hadir juga dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Darno bersama jajarannya.Dalam kesempatan itu, juru bicara Gerbang Budaya Sukoharjo, Joko Ngadimin menyampaikan sejumlah aspirasi.

Terdapat 11 aspirasi yang dibawa mereka untuk disampaikan dan mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Sukoharjo. Aspirasi-aspirasi tersebut di antaranya, agar keberadaan sentra perajin gamelan di Desa Wirun Kecamatan Mojolanan benar-benar dikelola.

Sebab, sentra gamelan di Wirun tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia. Karena itu potensi tersebut harus benar-benar dijaga oleh Pemkab Sukoharjo agar keberlangsungannya tetap berjalan.

Sebab proses pembuatan gamelan yang dilakukan para empu tersebut mempunyai sejarah yang panjang. Selain itu, mereka juga menyampaikan agar ada reward dari Pemkab Sukoharjo terhadap para maestro budaya dan tokoh penggerak seni budaya desa.

Di samping itu, mereka juga mengusulkan agar keberadaan Benteng Keraton Kartasura benar-benar dikelola sehingga menjadi bagian dari sejarah serta bisa membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi memberikan kesempatan agar seluruh aspirasi tersebut disampaikan ke dinas terkait untuk nantinya dibahas bersama DPRD. Namun yang pasti, pihaknya setuju dengan apa yang menjadi aspirasi mereka dalam konteks memajukan Kabupaten Sukoharjo dalam seni dan budaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, terkait dengan keberadaan sentra gamelan Wirun, sejauh ini sudah melangkah. Namun demikian, pihaknya menyadari belum bisa mengkover semua karena secara resmi dinasnya baru mengampu Kebudayaan baru beberapa tahun ini.

Satu hal yang menjadi kendala di Wirun, menurut Darno adalah regenerasi empu pembuat gamelan. Sebab banyak anak-anak dari empu tersebut tidak meneruskan keahlian orang tua mereka dalam membuat kerajinan gamelan. **

Humas DPRD Kabupaten Sukoharjo

Bagikan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *